
Dari halaman kosong sampai jadi marketplace—sebenarnya sesimpel apa sih prosesnya?
Bikin marketplace sendiri mungkin kedengarannya ribet. Harus bikin halaman, atur tampilan, masukin produk, sampai mikirin cara pembeli melakukan pesanan. Tapi ternyata, semuanya bisa dilakukan dengan langkah yang cukup sederhana lewat S.id.
Mulainya juga gampang. Kita tinggal menyiapkan apa yang dibutuhkan, membuat halaman, lalu mengaturnya sedikit demi sedikit sampai jadi marketplace yang siap digunakan.
Penasaran ternyata segampang apa? Yuk, ikuti prosesnya dari awal sampai jadi!
1. Mulai dari S.id

Pertama, buka Google Chrome, lalu ketik s.id pada kolom alamat dan tekan Enter. Setelah halaman S.id terbuka, klik Masuk / Daftar untuk mulai membuat akun.
2. Masuk dengan Akun Google

Pada halaman masuk, pilih Lanjutkan menggunakan Google. Setelah itu, pilih akun Google yang ingin digunakan untuk masuk ke S.id.
3. Atur Penggunaan S.id

Selanjutnya, pilih profesi Marketer. Kemudian pilih kegunaan S.id, yaitu Create microsite / bio link, Create & share QR Code, dan Custom domain & branding.
Setelah itu, pilih bagaimana kamu mengetahui S.id. Pada contoh ini dipilih Event / Webinar. Kalau sudah muncul tulisan “You’re all set!”, klik Start Now.
4. Buat Toko

Setelah masuk ke Dashboard, pilih menu Shop di sebelah kiri. Kemudian klik Create your first shop! untuk mulai membuat toko.
5. Isi Informasi Toko

Sekarang waktunya menentukan identitas marketplace. Isi Shop Title, Shop Description, dan Shop URL sesuai toko yang ingin dibuat. Jangan lupa pilih jenis produk yang akan dijual pada bagian What type of items will you sell?
Sebagai contoh, toko yang dibuat adalah Aqila’s Crumbs & Charms, lengkap dengan deskripsi dan URL toko. Kalau semuanya sudah sesuai, klik Create Shop.
6. Buat Listing

Setelah toko berhasil dibuat, akan muncul halaman Summary. Selanjutnya, masuk ke bagian Listing dan klik + Add New untuk membuat daftar atau kelompok produk.

Isi listing sesuai kelompok produk yang akan dijual. Misalnya, pada Aqila’s Crumbs & Charms terdapat listing Crumbs yang berisi penjelasan tentang produk makanan yang dijual.
Kalau sudah selesai, klik Save. Kamu juga bisa membuat listing lain sesuai kelompok produk yang dimiliki.
7. Tambahkan Produk

Setelah listing selesai, masuk ke menu Manage Items. Klik Add Items, lalu pilih Manual.
Di sini, kamu bisa mulai memasukkan produk yang akan dijual. Isi Product Name, Category, dan Product Image sesuai produkmu.

Selanjutnya, masukkan harga produk, atur stok, dan tentukan jumlah produk yang bisa dibeli dalam satu transaksi. Kalau diperlukan, kamu juga bisa menambahkan diskon.
Kalau semua informasi sudah lengkap, klik Create new item.
8. Marketplace Siap!

Setelah produk berhasil dibuat, tampilannya akan muncul di marketplace. Cara yang sama bisa diulangi untuk menambahkan produk lainnya.
Pada akhirnya, toko akan berisi beberapa produk lengkap dengan kategori dan harga masing-masing.
Marketplace-mu, Siap untuk Dimulai!
Ternyata, membuat web marketplace di S.id nggak sesulit yang dibayangkan, kan? Dari mulai membuat akun, menentukan identitas toko, membuat listing, sampai memasukkan produk bisa dilakukan secara bertahap tanpa harus membuat semuanya dari awal dengan cara yang rumit.
Yang paling penting, kamu bisa menyesuaikan isi marketplace dengan kebutuhan toko sendiri. Mulai dari nama toko, deskripsi, kategori, gambar produk, harga, stok, sampai diskon bisa diatur sesuai produk yang ingin dijual. Jadi, marketplace yang dibuat bukan cuma sekadar halaman untuk menampilkan produk, tetapi juga bisa menjadi tempat untuk memperkenalkan dan mengatur toko secara lebih rapi.
Contohnya seperti Aqila’s Crumbs & Charms yang menggabungkan berbagai produk dalam satu marketplace. Setelah semua produk ditambahkan, toko pun mulai terlihat lebih lengkap dan siap digunakan.
Jadi, kalau selama ini kamu berpikir membuat marketplace itu ribet atau hanya bisa dilakukan oleh orang yang sudah ahli, ternyata nggak juga! Dengan S.id, kamu bisa mulai dari halaman kosong dan perlahan mengubahnya menjadi marketplace milikmu sendiri.
Sekarang tinggal satu pertanyaan: kalau kamu punya marketplace sendiri, kamu mau jual apa?
Leave a Reply